Laga Persita Tangerang versus Malut United FC berakhir tanpa pemenang dan gol. Satu-satunya gol yang tercipta dalam laga itu, dianulir VAR dan kedua tim harus puas berbagi angka.
Ternate, Pijarpena.id
Rentetan kemenangan atau winning streak Malut United FC, akhirnya terhenti. Setelah selalu meraih tiga poin dalam lima laga secara beruntun, Laskar Kie Raha, julukan Malut United FC, harus puas meraih hasil imbang saat melakoni laga tandang di markas Persita Tangerang.
Bertanding di Indomilk Arena, Tangerang, dalam lanjutan BRI Super League musim 2025/2025, Minggu (23/11/2025), laga kedua tim berakhir dengan hasil kacamata alias 0-0.
Bagi Persita Tangerang sendiri, gagalnya meraih kemenangan ini juga menghentikan tren selalu menang di laga kandang dalam empat pertandingan terakhirnya sebelum menghadapi Malut United FC.
Sejatinya duel Persita Tangerang kontra Malut United FC ini berlangsung panas dan penuh drama.
Pertandingan berjalan sengit selama 90 menit dengan saling jual beli serangan dan sejumlah peluang emas bagi kedua tim, tetapi skor akhir tetap imbang tanpa gol.
Sejak kick off, kedua tim langsung mencoba saling menekan untuk mencari gol pembuka. Peluang selalu tercipta dari kedua tim.
Sayangnya, tak ada satupun yang bisa dikonversi menjadi gol. Hasil 0-0 pun mengantarkan kedua tim ke ruang ganti saat babak pertama berakhir.
Usai turun minum, intensitas permainan kedua tim tidak mengendur. Persita maupun Malut United FC terus menekan untuk mencari gol pembuka.
Tim tamu perlahan mulai menemukan pola permainan dan mampu mendominasi hingga akhir dengan total 55 persen penguasaan bola.
Gustavo Franca cs sempat beberapa memiliki peluang bersih yang mestinya bisa menjebol gawang lawan.
Upaya 11 tembakan dilepaskan dengan 5 diantaranya mengarah tepat ke gawang meski tak ada yang berbuah gol.
Ketatnya lini pertahanan Pendekar Cisadane membuat kesulitan lini depan Malut United untuk menjebol gawang Igor Rodrigues.
Sejatinya, pemain dan pendukung Persita sempat bersorak di menit 70 ketika Hokky Caraka berhasil melepaskan tembakan keras melengkung dari luar kotak penalti yang menjebol gawang Malut United FC yang dikawal Angga Saputra.
Tapi kegembiraan itu langsung pupus saat Wasit Agung Setiawan membatalkan gol tersebut setelah melakukan pengecekan video assistant referee (VAR). Rupanya ada pelanggaran yang dilakukan pemain Persita sebelum terciptanya gol.
Laga pun sempat memanas di sisa pertandingan dimana kerap terjadi protes demi protes dari kedua kubu pada keputusan wasit. Kondisi itu membuat tensi laga semakin panas hingga peluit panjang akhir pertandingan dibunyikan.
Dengan hasil imbang ini, posisi Malut United FC bertengger di peringkat 5 klasemen sementara dengan raihan 21 poin dari 11 pertandingan dengan 6 kemenangan, 3 kali imbang dan 2 kekalahan.
Di lawan, meski sukses menghentikan tren kemenangan beruntun Malut United FC, hasil ini membuat Persita Tangerang berada satu strip atau peringkat 6 dengan 18 poin.
Selanjutnya: Hasil imbang ini cukup memuaskan bagi pelatih kepala Malut United FC >> [2]
