SRD 8 Kota Ternate kini tengah memasuki tahap proses belajar mengajar. Sebanyak 80 siswa sudah mengikuti program tersebut. Namun, pihak sekolah masih menerima tambahan siswa baru.
Ternate, Pijarpena.id
Meski belum mencapai target jumlah siswa, Sekolah Rakyat Dasar (SRD) 8 Kota Ternate yang berlokasi di Balai Latihan Kerja (BLK) Ternate itu, dilaporkan telah menjalankan aktivitas belajar mengajar.
“Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sudah dimulai tanggal 30 September lalu dan sekarang sudah memasuki proses belajar mengajar,” ujar PIC Tim Percepatan SRD 8 Kota Ternate, Soraya Lessy, Rabu (29/10/2025).
Dikatakan Soraya, pihaknya menargetkan empat rombongan atau kelas dengan kebutuhan 100 siswa. Setiap kelas ditargetkan 25 siswa. Namun kata dia, yang mendaftar baru mencapai 80 orang.
“80 orang siswa sudah mengikuti program sekolah rakyat. Masih membutuhkan 20 siswa lagi,” ucap Soraya.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Sekolah SRD 8 Ternate Nurhasni Ibrahim, yang menjelaskan, pendaftaran siswa tidak dilakukan seperti sekolah reguler.
Calon peserta diseleksi berdasarkan data tunggal sosial dan ekonomi nasional (DTSN) Kementerian Sosial dengan prioritas pada keluarga kategori Desil 1 dan 2.
Lebih lanjut Hasni bilang, tim sekolah akan turun langsung ke rumah calon siswa untuk melakukan wawancara bersama orang tua dan memastikan kesesuaian dengan data.
Siswa yang memenuhi kriteria tapi belum mendaftar masih bisa bergabung karena kuota belum penuh.
“Karena masih masa matrikulasi dan kuota belum mencapai target, kami masih membuka peluang untuk menambah 20 siswa lagi,” ujarnya.
Sementara siswa yang telah didata dan suda mendaftar, kata Hasni, akan dibagi menjadi dua golongan antara yang sudah bisa baca, tulis, hitung dan juga belum bisa sama sekali.
“Karena yang kami tangani ini sebagian anak putus sekolah di tingkat SD maka yang belum bisa baca tulis dan hitung akan kami didik di kelas bimbingan,” jelasnya.
Nurhasni juga menambahkan, karena SRD 8 Kota Ternate baru dibentuk, proses pembelajaran masih dalam tahap adaptasi dan masa matrikulasi sehingga sejumlah sarana dan prasarana penunjang belum keseluruhan rampung.
“Harapan kami semoga ada perhatian juga dari pemerintah Kota Ternate untuk kemajuan SRD 8 Ternate kedepan,” pungkasnya. (rud/fm)
