Puluhan Pelajar SD DI Ternate Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Pelajar SD DI Ternate Diduga Keracunan Usai Santap MBG
Siswa SD di Kota Ternate harus menjalani perawatan di Puskesmas dan rumah sakit setempat yang diduga alami keracunan usai menyantap MBG. (Foto: Pijarpena.id/Rudi Ruhiat)

Dugaan keracunan usai menyantap MBG kembali terjadi di Kota Ternate. Kali ini, puluhan siswa SD di Kecamatan Pulau Ternate harus menjalani perawatan di Puskesmas dan rumah sakit setempat.

Ternate, Pijarpena.id

Puluhan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 65 di Kelurahan Jambula dan satu siswa SDN 59 di Kota Ternate, Maluku Utara, diduga mengalami keracunan usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan di sekolah tersebut pada Kamis (06/11/2025).

Penanggung jawab dapur MBG Kelurahan Kastela, Kecamatan Pulau Ternate, Mirnawati, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Menurutnya, kejadian itu terjadi di salah satu kelas dan tidak semua siswa yang mengkonsumsi makanan tersebut mengalami gejala keracunan. Namun, jumlah siswa yang terdampak cukup banyak.

Baca pula:  Enggan Anggap Enteng Lawan, Pemain Malut United FC Diminta tetap Fokus Berjuang

“(Peristiwa) itu terjadi di salah satu kelas namun tidak semua siswa merasakan gejala keracunan setelah mencicipi MBG, tapi lumayan juga (banyak),” ujar Mirnawati saat ditemui di Puskesmas Jambula.

Ia menjelaskan, setelah mengetahui kejadian tersebut, pihaknya segera mendatangi sekolah dan memberikan susu kepada para siswa sebagai pertolongan awal. Langkah itu dilakukan untuk membantu mengurangi kemungkinan reaksi alergi.

“Rata-rata siswa mengalami ruam atau bintik-bintik merah pada beberapa bagian tubuh jadi kami berinisiatif memberikan susu untuk membantu menetralisir,” tambahnya.

Dari hasil pantauan di lapangan, sebanyak 23 siswa mengalami gejala seperti gatal-gatal, ruam di wajah, serta pusing. Mereka langsung mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Jambula.

Baca pula:  Ini Data Capaian PHTC Periksa Kesehatan Gratis Tahun 2025 Provinsi Malut

Setelah menjalani pemeriksaan, sebanyak 17 siswa diperbolehkan pulang sekitar pukul 12.30 WIT. Sementara enam siswa lainnya dirujuk ke RSUD dr Chasan Boesoirie Ternate untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Mirnawati menuturkan, pihaknya juga telah membawa sampel lauk ayam yang disajikan saat MBG berlangsung untuk dilakukan uji laboratorium.

“Dugaan sementara disebabkan oleh lauk ayam. Sampel ayam sudah kami bawa untuk diuji karena setiap lauk seperti ayam, ikan dan lainnya memang selalu kami ambil sebagai sampel,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah bersama petugas kesehatan masih memantau kondisi para siswa serta menunggu hasil uji laboratorium guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut. (rud/fm)

WhatsApp Channel PIJARPENA.ID