Program pelayanan dasar di tiga OPD lingkup Pemkot Ternate dilaporkan alami keterlambatan. Wali Kota secara tegas instruksikan agar seluruh pekerjaan rampung di akhir tahun 2025.
Ternate, Pijarpena.id
Memasuki triwulan IV tahun anggaran 2025, tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Ternate tercatat masih mengalami keterlambatan dalam menyelesaikan program pelayanan dasar.
Ketiga OPD tersebut yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pendidikan Kota Ternate.
Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman mengatakan, sejumlah pekerjaan di tiga OPD tersebut masih dalam tahap penyelesaian meski progresnya telah mencapai lebih dari 70 persen.
“Misalkan PUPR saat ini masih menyelesaikan infrastruktur, kemudian dari pendidikan dan kesehatan,” ujar wali kota saat diwawancarai Pijarpena.id, Selasa (25/11/2025) siang.
Tauhid menjelaskan, keterlambatan ini dipengaruhi oleh waktu pelaksanaan program yang tidak seragam dimana ada kegiatan yang baru dimulai pada pertengahan tahun bahkan menjelang triwulan IV. Kendati begitu, sebagian besar program di OPD lain dilaporkan telah selesai 100 persen.
Wali kota pun memberikan perhatian sekaligus menegaskan pada ketiga OPD tersebut harus bekerja ekstra menuntaskan seluruh program sebelum tutup tahun anggaran.
Pemerintah Kota Ternate sendiri, ucap Wali Kota, menargetkan capaian realisasi dapat menembus di atas angka 90 persen pada akhir 2025.
“Saya pikir Insya Allah di akhir tahun 2025 ini bisa mencapai mendekati di atas 90 persen,” katanya optimis.
Tauhid juga mengingatkan pentingnya percepatan penyelesaian agar tidak ada program yang terbawa ke tahun anggaran 2026, terutama di tengah kondisi anggaran daerah yang terbatas.
“Supaya tidak ada beban hutang yang berlebihan atau pekerjaan yang terbawa di tahun depan. Harus diselesaikan di tahun ini,” tegasnya.
Pemerintah Kota Ternate akan terus melakukan monitoring ketat untuk memastikan seluruh kegiatan dapat rampung tepat waktu dan tidak menimbulkan konsekuensi anggaran di tahun berikutnya. (rud/fm)
