Tidak hanya saat Nataru, Stok Beras Cukup Hingga Bulan Ramadhan

Tidak hanya saat Nataru, Stok Beras Cukup Hingga Bulan Ramadhan
Ketersediaan beras jelang Natal 2025 dan tahun baru 2026 dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Maluku Utara. Bahkan stok beras saat ini diprediksi tetap akan tersedia hingga bulan Ramadhan 2026. (Foto: Pijarpena.id/Rudi Ruhiat)

Kebutuhan pangan berupa stok beras dipastikan aman menjelan hari raya Natal dan tahun baru (Nataru). Bahkan pasokan beras saat ini diprediksi cukup hingga bulan Ramadhan nanti.

Ternate, Pijarpena.id

Perum Bulog Cabang Ternate memastikan ketersediaan stok pangan di wilayah Maluku Utara dalam kondisi aman menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Total cadangan beras yang tersedia saat ini sebanyak 3.065 ton terdiri 244 ton beras premium dan sisanya beras Bulog. Jumlah itu termasuk stok gula sebanyak 40,3 ton serta minyak goreng.

Kepala Perum Bulog Cabang Ternate, Jefry Tanasy mengatakan, jumlah stok tersebut tidak hanya mencukupi kebutuhan masyarakat selama Natal dan Tahun Baru, tetapi juga diproyeksikan aman hingga memasuki bulan Ramadhan 2026.

“Untuk beras dengan angka sekitar 3.000 ton ini, Insya Allah cukup sampai Ramadhan,” kata Jefry saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (18/12/2025).

Baca pula:  Fasilitas dan Pengajar belum Lengkap Aktivitas Belajar SRD 8 Ternate Lancar

Selain menjaga ketersediaan stok, Bulog Ternate juga menyalurkan bantuan pangan berupa beras yang disertai minyak goreng yang disalurkan sebanyak 218 ribu liter.

Penyaluran ini dilakukan bersamaan dengan program bantuan pangan nasional yang menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Maluku Utara.

Dalam upaya menjaga stabilitas harga, Bulog turut berperan sebagai pemasok dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar pemerintah daerah melalui Dinas Pangan Provinsi Maluku Utara.

Program tersebut menyasar seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil yang sulit dijangkau, terutama pada musim cuaca ekstrem.

Untuk memastikan distribusi berjalan lancar ke wilayah-wilayah tersebut, Bulog menggandeng TNI dan Polri dalam penyaluran beras SPAP.

“Kerja sama ini bertujuan agar masyarakat di daerah terpencil tetap bisa memperoleh beras dengan mudah,” ujar Jefry.

Baca pula:  Malut United FC Dipaksa Menyerah, Hendri Susilo: “Lupakan dan Fokus ke Laga Berikut”

Jefry menegaskan, meski tidak ada instruksi khusus dari pemerintah pusat menjelang Natal dan Tahun Baru, Bulog tetap memiliki tanggung jawab untuk memastikan ketersediaan pangan pada setiap momentum hari besar keagamaan.

Menurutnya, persiapan dilakukan jauh hari, tidak hanya untuk beras, tetapi juga minyak goreng dan gula.

Ia juga menyebut koordinasi antara Bulog dan pemerintah daerah berjalan dengan baik. Bulog secara rutin terlibat dalam rapat pengendalian inflasi serta turun langsung ke lapangan untuk memastikan pasokan dan harga pangan tetap terkendali. 

“Setiap menjelang hari besar keagamaan, kami selalu berkolaborasi dengan Pemda,” katanya.

Bulog Ternate menghimbau masyarakat agar tidak khawatir berbelanja kebutuhan pangan menjelang Natal dan Tahun Baru. Pasokan beras Bulog dipastikan mencukupi hingga Ramadhan. “Pada Desember ini, Bulog juga mulai menyalurkan bantuan pangan berupa 20 kilogram beras dan tambahan empat liter minyak goreng secara gratis kepada penerima manfaat di seluruh Maluku Utara,” pungkasnya. (rud/fm)

WhatsApp Channel PIJARPENA.ID