Potensi Melimpah, KDMP Gamkonora Pilih Kelapa sebagai Pilar Usaha

Potensi Melimpah, KDMP Gamkonora Pilih Kelapa sebagai Pilar Usaha
Kelapa yang jadi komoditas unggulan di desa Desa Gamkonora, Kecamatan Ibu Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, yang akan dimaksimalkan potensinya melalui KDMP setempat. (Foto: Istimewa/Rifai Badarudin)

Miliki potensi komoditas kelapa dan produknya, siap untuk dikelola secara optimal oleh pengurus KDMP Gamkonora sebagai pilar usahanya. Pihak koperasi bahkan telah memiliki lahan untuk pengembangan usaha di tengah belum adanya pendanaan pemerintah.

Ternate, Pijarpena.id

Meski belum ada realisasi pendanaan dari pemerintah, pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Gamkonora, Kecamatan Ibu Selatan, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), tetap mantapkan langkah dalam mengembangkan pilar usaha industri kelapa sebagai program unggulan koperasi.

Pengurus juga telah menyiapkan lahan khusus sebagai bagian dari kesiapan awal pengembangan usaha berbasis potensi lokal tersebut.

Ketua KDMP Gamkomora, Rifai Badarudin mengatakan, kelapa dipilih sebagai pilar utama usaha karena ketersediaan bahan baku yang melimpah di wilayah Gamkomora dan sekitarnya.

Baca pula:  Terendah Sejak September 2019, Gini Ratio 2025 Malut di Angka 0,275

Hanya saja, selama ini potensi komoditas tersebut dinilai belum dikelola secara optimal meski potensinya dianggap sangat besar.

โ€œKarena itu, koperasi menetapkan industri kelapa sebagai salah satu pilar usaha. Ini bukan hanya soal produksi, tetapi juga bagaimana meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat,โ€ ujar Rifai Badarudin sebagaimana dikutip dari SALOI.ID, Kamis (15/01/2026).

Ia menjelaskan, koperasi telah memiliki lahan milik sendiri yang dipersiapkan untuk mendukung pengembangan industri kelapa.

Lahan tersebut direncanakan akan dimanfaatkan sebagai lokasi pengolahan, penyimpanan, serta pengembangan berbagai produk turunan kelapa, seperti minyak kelapa, kopra, dan produk olahan lainnya.

โ€œAlhamdulillah, koperasi sudah memiliki lahan sendiri. Ini menjadi modal penting bagi kami untuk membangun unit usaha industri kelapa secara bertahap dan berkelanjutan,โ€ katanya.

Baca pula:  Nilai Ekspor Malut 2025 Naik 28,61 Persen, Logam jadi Komoditi Terbesar

Lebih lanjut, Rifai menuturkan bahwa pengembangan industri kelapa ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Gamkomora.

Selain itu, langkah ini juga ditujukan untuk memperkuat peran koperasi sebagai motor penggerak ekonomi desa yang berbasis pada potensi lokal.

Ke depan, Koperasi Desa Merah Putih Gamkomora berencana menjalin kemitraan dengan pemerintah daerah serta pihak terkait lainnya guna mendukung permodalan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia hingga pemasaran produk.

โ€œHarapan kami, koperasi benar-benar menjadi rumah bersama bagi masyarakat desa, tempat mengelola potensi lokal secara mandiri, berkelanjutan dan berkeadilan,โ€ tutup Rifai. (rud/fm)


Artikel ini telah dipublikasi pada portal SALOI.ID (3 Khalifah Group) dengan judul Belum Ada Kucuran Dana, KDMP Gamkonora (siap) Action Garap Potensi Lokal pada 15 Januari 2026, yang dapat dilihat pada tautan ini [klik disini].

WhatsApp Channel PIJARPENA.ID