Dapatkan Lahan, KKMP Kalumata (tetap) Siap Bergerak Meski Terkendala Permodalan

KKMP
Ilustrasi Koperasi Kelurahan Merah Putih. (Foto: AI)

Meski terkendala permodalan dan kepastian pembangunan fisik gerai atau kantor, KKMP Kalumata di Ternate tetap berupaya mempersiapkan diri untuk membangun pilar usahanya. Tercatat sebanyak 21 unit usaha akan dilaksanakan sebagai pilar bisnis KKMP tersebut.

Ternate, Pijarpena.id

Meski masih terkendala kepastian pembangunan fisik dan dukungan permodalan, Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate terus mempersiapkan diri sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

Guna mempersiapkan diri mengembangkan usahanya, pengurus KKMP Kalumata telah menyiapkan lahan seluas 600 meter persegi untuk pembangunan fisik gerai koperasi.

Lahan yang jadi bagian halaman atau pekarangan Kantor Camat Ternate Selatan yang berada di kelurahan tersebut, direncanakan jadi lokasi gerai dimaksud.

“Lahan sudah kami siapkan. Ukurannya 20×30 meter dan rencananya akan digunakan untuk pembangunan fisik,” ujar ketua KKMP Kalumata, Arif Maulana pada Pijarpena.id, Jumat (30/01/2026).

Baca pula:  Fasilitas dan Pengajar belum Lengkap Aktivitas Belajar SRD 8 Ternate Lancar

Namun, kata Arif, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai kapan pembangunan gerai koperasi akan dilaksanakan. Pengurus mengaku belum menerima informasi resmi maupun konfirmasi dari instansi terkait.

Terkait jenis usaha, diungkapkan Arif, telah menyiapkan beberapa unit usaha awal diantaranya Kantor Pelayanan Koperasi yang berlokasi di RT 07, serta agen pembayaran online.

Namun, pelaksanaannya masih terbatas akibat belum cairnya modal usaha yang dijanjikan pemerintah.

“Untuk sementara kami masih bertahan dengan kegiatan sosialisasi dan perekrutan anggota. Modal usaha yang dijanjikan sampai hari ini belum ada tanda-tanda pencairan sehingga aktivitas usaha belum bisa berjalan maksimal,” katanya.

Meski demikian, Arif mengatakan, pihaknya telah menyusun rencana pengembangan usaha jangka menengah dan panjang.

Baca pula:  Malut United FC Dipaksa Menyerah, Hendri Susilo: “Lupakan dan Fokus ke Laga Berikut”

Unit usaha simpan pinjam akan menjadi prioritas utama. Disusul dengan usaha toko kebutuhan primer dan sekunder termasuk gerai sembako, pangkalan minyak tanah dan pangkalan LPG.

Selain itu, koperasi juga berencana mengembangkan usaha lain yang berbasis kebutuhan masyarakat dan lingkungan.

Pengembangan apotik obat herbal, klinik keliling, usaha jasa, usaha ekstraktif hingga pengelolaan sampah untuk produktivitas biomassa jadi rencana berikutnya.

“Semua ini kami siapkan agar koperasi benar-benar memberi manfaat luas bagi masyarakat,” tambahnya.

Dengan begitu, ia berharap, adanya perhatian serius dan dukungan nyata dari pemerintah daerah serta pihak terkait agar koperasi dapat segera beroperasi secara optimal.

“Serta berkontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Kalumata,” pungkasnya.

Berdasarkan data yang Pijarpena.id kutip pada Simkopdes, KKMP Kalumata mendaftarkan sebanyak 21 unit usaha yang akan dijalankan. Sebagian besar merupakan usaha perdagangan dan jasa sebagai pilar bisnisnya. (rud/fm)

WhatsApp Channel PIJARPENA.ID