Begini Upaya DLH Ternate Urai Sampah yang “Melimpah” saat Ramadhan

tps kalumata ternate
TPS Kalumata yang terletak di depan DPRD Kota Ternate, salah satu tempat pembuangan sampah yang paling cepat menumpuk. (Foto: Pijarpena.id/Rudi Ruhiat)

Meningkatnya volume sampah di Ternate yang kerap terjadi saat bulan suci Ramadhan, siap diantisipasi pemerintah setempat. Salah satunya menambah jadwal angkutan dan memaksimalkan sumber daya yang tersedia.

Ternate, Pijarpena.id

Pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi yang tinggal menghitung hari, diperkirakan akan berdampak pada peningkatan volume sampah di Kota Ternate.

Aktivitas masyarakat yang meningkat selama bulan suci, turut mengerek jumlah sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Takome.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate pada 2025, volume sampah yang masuk ke TPA Takome mencapai sekitar 100-120 ton per hari selama Ramadhan.

Baca pula:  Punya 55 Potensi, KKMP Tabona (baru) Daftarkan 24 Jenis Usaha

Mengantisipasi hal tersebut, DLH Kota Ternate telah menyiapkan langkah-langkah khusus guna mencegah terjadinya penumpukan sampah.

Pelaksana Harian (Plh) kepala DLH Kota Ternate, Musli Mohamad mengatakan, pihaknya telah menyusun strategi terencana untuk menangani potensi lonjakan volume sampah.

“Kami siap bekerja keras untuk mengantisipasi peningkatan volume sampah mengingat aktivitas masyarakat biasanya meningkat selama Ramadhan,” ujar Musli pada wartawan, Rabu (04/02/2026).

Ia menjelaskan, titik-titik rawan penumpukan sampah umumnya berada di kawasan pasar serta ruas jalan protokol.

Untuk mengatasinya, DLH akan memaksimalkan kinerja petugas kebersihan mulai dari proses pengumpulan, pengangkutan hingga pembuangan ke TPA.

“Kami akan mengoptimalkan rute dan jam operasional yang sudah ada serta memaksimalkan penggunaan armada kendaraan roda empat dan armada lainnya,” jelasnya.

Baca pula:  Pemugaran Rampung, (masih) Ada Peluang Rekonstruksi Benteng Kastela

Menurut Musli, rute pengangkutan sampah yang sebelumnya hanya dilayani satu kali akan ditambah durasi operasinya termasuk mengalihkan jadwal pengangkutan yang biasanya dilakukan pada siang ke malam hari.

“Penyesuaian ini juga mempertimbangkan kondisi petugas yang menjalankan ibadah puasa,” katanya.

Meski lonjakan sampah selama Ramadhan merupakan hal yang lazim terjadi, Musli menegaskan pihaknya berkomitmen untuk terus mengantisipasi agar tidak terjadi penumpukan sampah di seluruh wilayah Kota Ternate.

Ia menambahkan, hingga saat ini DLH belum melakukan penambahan armada kendaraan roda empat, namun akan memaksimalkan unit kendaraan yang telah beroperasi.

“Untuk wilayah permukiman padat, kendaraan roda tiga akan difokuskan menangani pengangkutan sampah di lorong-lorong pemukiman,” pungkasnya. (rud/fm)

WhatsApp Channel PIJARPENA.ID