TPID Ternate Siapkan Strategi Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadhan

bapok pangan
Pemerintah Kota Ternate melalui TPID siap sejumlah skema pengendalian harga Bapok dan pangan di pasar guna mengantisipasi lonjakan harga jelang dan selama bulan Ramadhan. (Foto: Pijarpena.id/Rudi Ruhiat)

Pemeriksaan ketersediaan stok bahan pokok serta pengecekan jalur distribusi akan dilakukan dalam rangka antisipasi lonjakan harga barang jelang bulan Ramadhan.

Ternate, Pijarpena.id 

Mengantisipasi potensi lonjakan harga bahan pokok dan pangan jelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Ternate menyiapkan sejumlah skema pengendalian harga di pasar.

Langkah antisipatif tersebut meliputi pemeriksaan ketersediaan stok bahan pokok para pemasok besar serta pengecekan jalur distribusi untuk sembilan komoditas bahan pokok dan sayuran yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Baca pula:  Malut United FC Dipaksa Menyerah, Hendri Susilo: “Lupakan dan Fokus ke Laga Berikut”

Memasuki Ramadhan, TPID akan segera menggelar rapat perdana menyusun langkah-langkah strategis dalam mengendalikan kemungkinan terjadinya kenaikan harga.

“Untuk mengatur skema penanganan terjadinya lonjakan harga di pasar,” ujar Sekretaris Kota (Sekkot) Ternate yang juga Ketua TPID Kota Ternate, Rizal Marsaoly pada wartawan, Rabu (04/02/2026).

Selain rapat koordinasi, TPID juga akan melakukan inspeksi langsung ke lapangan guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok dengan melibatkan serta berkoordinasi bersama sejumlah instansi terkait.

“Insya Allah, TPID akan terus memantau agar menjelang Ramadhan segala sesuatunya berjalan normal dan ketersediaan bahan pokok maupun kebutuhan masyarakat lainnya tetap terjamin aman,” tambahnya.

Baca pula:  Pasar Kontribusi Terbesar, ini Capaian PAD Disperindag Ternate pada 2025

Rizal juga berharap kondisi cuaca ke depan dapat mendukung kelancaran distribusi bahan pangan dari luar daerah. Pasalnya, sebagian besar pasokan kebutuhan pangan Kota Ternate masih bergantung pada daerah lain.

“Dengan distribusi yang lancar, TPID optimistis lonjakan harga yang signifikan dapat ditekan sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga (selama Ramadhan),” pungkasnya. (rud/fm)

WhatsApp Channel PIJARPENA.ID