pondak kuburan
Penjual daun pandan atau Pondak dalam bahasa lokal Maluku Utara, selalu dibuat sibuk dan dagangannya laku keras diburu peziarah jelang Ramadhan. (Foto: Pijarpena.id/Rudi Ruhiat)

Jadi Buruan Utama Peziarah, Pondak Laku Keras Jelang Ramadhan

Pondak Ternate, Pijarpena.id

Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, aktivitas pedagang daun pandan di seputaran Pasar Higienis Kota Ternate, tampak ramai dari biasanya.

Daun yang oleh warga lokal disebut pondak itu memang kerap diburu warga yang ingin berziarah ke makam keluarga atau kerabat, sesuatu yang lazim dilakukan jelang Ramadhan.

Sejak pagi, para pedagang yang didominasi ibu-ibu itu, menjual dagangannya di tepi jalan menawarkan berbagai ukuran ikatan daun pandan yang banyak dibutuhkan masyarakat, terutama untuk keperluan ziarah kubur menjelang puasa.

Dari pantauan di lokasi, para pedagang duduk berderet di sisi jalan menggunakan payung berwarna warni dengan tumpukan daun pandan yang sudah diikat rapi dan dimasukkan ke dalam kantong plastik berbagai warna.

Baca pula:  Pemkot Ternate Kukuh Tiadakan Lapak dalam Terminal Selama Ramadhan

Beberapa pembeli terlihat berhenti menggunakan sepeda motor untuk memilih dan menawar harga untuk keperluan ziarah.

Hasna, salah satu pedagang mengatakan, harga daun pandan bervariasi tergantung ukuran dan waktu pembelian.

Menurutnya, harga biasanya lebih tinggi pada pagi hingga siang hari. Lalu turun menjelang sore agar dagangan cepat habis.

“Kalau tas putih ini Rp.50 ribu. Biasa kalau sudah menjelang sore harganya turun jadi Rp.25 ribu,” ujar Hasna pada Pijarpena.id di lapaknya, Rabu (18/02/2026).

Ia menambahkan, untuk ukuran lebih besar yang dikemas dalam kantong plastik merah, harga bisa mencapai Rp.150 ribu, namun tersedia juga ukuran kecil dengan harga terjangkau bagi pembeli.

Baca pula:  Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Mulai 19 Februari 2026

“Ada juga yang Rp10 ribu sampai Rp.5 ribu. Ini yang ukuran sedang ada Rp.20 ribu, ada yang Rp.10 ribu,” jelasnya.

Hasna mengaku, permintaan yang meningkat menjelang Ramadhan turut mendorong pendapatan pedagang. 

Kalau di hari biasa, pendapatan biasanya sekitar Rp.200 ribu hingga Rp.300 ribu per hari.

“Namun menjelang Ramadhan, pendapatan bisa capai Rp500.000 bahkan lebih. tergantung banyaknya pembeli,” ungkapnya.

Sementara itu, Filzah, salah satu pembeli, mengaku sengaja datang lebih awal agar mendapatkan daun pandan yang masih segar untuk persiapan ziarah keluarga menjelang Ramadhan.

“Saya beli untuk ziarah kubur keluarga sebelum puasa. Biasanya memang pakai daun pandan dan bunga. Kalau beli pagi masih segar, tapi kalau sore memang lebih murah,” kata Filzah. (rud/fhm)

Kanal WhatsApp