Selaras dengan Program Aksi Kepala Daerah
Selain itu, Bappeda juga menyelaraskan prioritas daerah dengan program aksi gubernur dan wakil gubernur yang mengusung sejumlah program.
Pertama, berkaitan dengan akselerasi keterpenuhan layanan dasar yang mengusung enam program diantaranya pembangunan rumah sakit bertaraf internasional, penyediaan pelayanan kesehatan gratis, pembangunan rumah layak huni dan dapur sehat.
“Lalu pemberian makanan bergizi untuk siswa, santri, ibu hamil, ibu menyusui dan balita, revitalisasi sarana dan prasarana sekolah dan madrasah yang berkualitas, serta gratis pendidikan bagi SMA dan SMK yang disertai bantuan beasiswa untuk perguruan tinggi,” ucap Sarmin gamblang.
Yang kedua yakni, mempercepat konektivitas wilayah atau akselerasi konektivitas dan pusat pertumbuhan wilayah.
“Disini Gubernur dan Wagub menyasar dua isu yakni yakni pembangunan jalur transportasi (Sofifi-Ekor-Buli dan Sofifi-Ekor-Kobe) serta jalan dan jembatan. Lalu perencanaan dan pembangunan kawasan Sofifi Halmahera Metropolitan,” rinci Sarmin.
Pemprov Malut melalui Bappeda juga telah merencanakan sejumlah prioritas daerah yang berkaitan dengan delapan prioritas nasional (Asta Cita).
Total alokasi anggaran yang dibutuhkan untuk biaya pembangunan tahun 2027 sendiri dirancang sebesar 3,165 trilyun rupiah.
“Dialokasikan untuk pembiayaan 200 program, 650 kegiatan dan 3.174 sub kegiatan termasuk di dalamnya enam urusan wajib pelayanan dasar, 18 urusan wajib non pelayanan dasar dan delapan urusan pilihan” ucap Sarmin menutup. (fhm)

