Tiga daerah di Provinsi Malut dan sejumlah daerah di Provinsi Sulut dilaporkan berstatus siaga akan potensi tsunami pasca gempa Sulut-Malut.
Ternate, Pijarpena.id
Pasca gempa berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang dua provinsi yakni Sulawesi Utara (Sulut) dan juga Maluku Utara (Malut) pada Kamis (02/04/2021) pagi, dilaporkan berpotensi tsunami.
Pasca gempa yang terjadi pada kedalaman 62 kilometer dan 129 km Tenggara Bitung, Sulut itu, BMKG sebagaimana dirilis pada laman resminya, bmkg.go.id, langsung mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah di Malut dan Sulut.
Adapun tiga daerah di Malut yang diminta untuk bersiaga antara lain Halmahera, Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan.
Sementara wilayah-wilayah di Sulut antara lain Kota Bitung, Minahasa Bagian Selatan dan Minahasa Utara.
BMKG mengimbau pemerintah provinsi, kabupaten dan kota yang berada pada status “Siaga” diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi.
Sementara untuk wilayah yang berada pada status “Waspada”, diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai. (fhm)


