gubernur malut sekolah rakyat
Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos didampingi Wagub H Sarbin Sehe saat meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Rioribati, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), pada 3 Maret 2026. (Foto: Dok. Biro Adpim Setdaprov Malut)

Dukung PSN, Gubernur dan Wagub Malut Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat

Ternate, Pijarpena.id

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) menegaskan komitmennya mendukung Program Strategis Nasional (PSN).

Salah satunya terhadap dukungan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) sebagai pusat pendidikan kerakyatan bagi masyarakat. 

Sejalan dengan itu, Gubernur Sherly Tjoanda Laos didampingi wakil gubernur (Wagub), H Sarbin Sehe berkesempatan meninjau langsung progres pembangunan SR di Desa Rioribati, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), pada Selasa (03/03/2026).

Hal itu dilakukan gubernur dan wagub untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai standar di atas tanah 9,5 hektar yang telah disiapkan Pemprov Malut.

Baca pula:  Perkuat Sektor Perikanan, Gubernur Malut: “Hilirisasi adalah Kewajiban bukan Pilihan”

Dalam keterangan resminya yang diterima Pijarpena.id, gubernur menegaskan, pembangunan SR sejalan dengan visi dan misi Presiden Prabowo dalam memperkuat sumber daya manusia serta memperluas akses pendidikan berbasis masyarakat.

“Sekolah Rakyat jadi salah satu wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak‑anak dari keluarga kurang mampu,” ucap Gubernur Sherly.

Sekolah ini dirancang sebagai fasilitas pendidikan terpadu dengan konsep boarding school untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, dilengkapi asrama siswa (putra dan putri), rumah susun guru, bangunan utilitas, serta fasilitas olahraga seperti lapangan sepak bola dengan running track, lapangan basket, dan bola voli.

Selain itu, sarana yang tersedia antara lain gedung ibadah atau masjid, gedung serbaguna, dapur dan kitchen lab, kantin, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya.

Baca pula:  Pemprov Malut Dorong Pelabuhan Dufa Dufa Jadi Kawasan Industri

Desain bangunannya sendiri mempertimbangkan aspek keberlanjutan, efisiensi energi dan kemampuan adaptasi agar lingkungan belajar tetap kondusif dalam jangka panjang.

“Di sini akan dibangun SD, SMP dan SMA berasrama, lapangan olahraga bahkan stadion sepak bola berstandar penuh. Lahan seluas ini memungkinkan fasilitas yang lengkap, termasuk sistem jalan, drainase, air minum, dan pengelolaan limbah,” katanya saat meninjau lokasi.

Sementara itu, Plt kepala Dinas Sosial (Dinsos) Malut, Zen Kasim mengungkapkan, lokasi pembangunan SR itu telah memenuhi syarat teknis karena berada dalam satu hamparan serta lahan siap dibangun.

“Hasil dari pemantauan lahan yang disediakan Pemprov, struktur tanah tidak bermasalah serta status tanah merupakan aset daerah,” jelasnya.

Kanal WhatsApp
iklan pak25ang square