Statistik Persebaya Surabaya di GBT (bisa) “Pompa” Motivasi Malut United FC

Statistik Persebaya Surabaya di GBT (bisa) “Pompa” Motivasi Malut United FC
Sejarah pertemuan kedua tim di musim sebelumnya dan statistik pertandingan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) musim 2025/2026, seharusnya bisa mengangkat moral dan pemompa motivasi bagi Malut United FC untuk memenangkan laga pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026. (Foto: Malut United FC)

Malut United FC wajib memenangkan laga pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 saat bertandang ke markas Persebaya Surabaya guna menjaga persaingan di papan atas. Statistik tuan rumah yang kurang mentereng di GBT, patut mengangkat moral dan pemompa motivasi bagi Laskar Kie Raha.

Ternate, Pijarpena.id

BRI Super League 2025/2026 akan memasuki partai penutup putaran pertama atau paruh musim. Diantaranya ada pertemuan Persebaya Surabaya versus Malut United FC yang akan dipanggungkan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (10/01/2026).

Partai matchweek ke-17 ini menjadi begitu penting bagi pasukan asal kaki Gunung Gamalama, mengingat posisi di klasemen yang kini menempati urutan ke-4 dan upaya untuk terus menjaga persaingan di papan atas.

Jika bisa memenanginya, maka Malut United FC bisa jadi akan menghiasi paruh musimnya dengan posisi yang lebih baik di klasemen, mengingat dua tim diatasnya yakni Persib Bandung dan Persija Jakarta akan saling bentrok sehari setelahnya.

Dengan jarak yang sangat tipis diantara keempat kontestan ini (termasuk Borneo FC yang kini memimpin klasemen), maka kemenangan wajib menjadi sesuatu yang mutlak lagi Laskar Kie Raha.

Baca pula:  Punya 55 Potensi, KKMP Tabona (baru) Daftarkan 24 Jenis Usaha

Apalagi anak-anak asuhan Hendri Susilo sedang dalam konfidensi tinggi usai menorehkan empat kemenangan beruntun yang termasuk bagian dari rangkaian 11 laga unbeaten-nya (tak terkalahkan).

Sementara itu, Persebaya Surabaya juga butuh kemenangan guna memperbaiki posisinya (peringkat ke-7) yang hanya terpaut tipis di bawah Persita Tangerang (tiga poin) dan PSIM Jogja (satu poin).

Namun, jika menilik statistik kedua tim, wajar jika kemudian Malut United FC diprediksi bisa memenangi laga tersebut.

Sebagai tim yang dikenal “jago tandang”, Gustavo Franca cs telah memenangi lima dari delapan partai tandang yang dilakoninya.

Sementara, Persebaya Surabaya justru memiliki persentase kemenangan yang hanya 50 persen atau setengah dari delapan laga kala bertanding di GBT.

Bahkan, dua dari tiga kekalahan yang telah dialami Bajul Ijo sepanjang musim ini justru terjadi di kandang sendiri yakni kala bersua PSIM Jogja (0-1) dan Persija Jakarta (1-3).

Baca pula:  Dapatkan Lahan, KKMP Kalumata (tetap) Siap Bergerak Meski Terkendala Permodalan

Artinya, Malut United FC patut percaya diri mampu mengalahkan Persebaya Surabaya meski melakoni laga tandang.

Namun satu hal yang wajib diwaspadai tim tamu, yakni kehadiran pelatih baru Persebaya Surabaya, Bernando Tavarez, yang tentunya ingin mempersembahkan kemenangan pada laga pertamanya ini.

Kahadiran pelatih anyar tentu bawa semangat era baru bagi punggawa Persebaya Surabaya, Bruno Moreira dan kawan-kawan serta menegaskan kesiapan tim menatap laga-laga berikutnya termasuk kontra Malut United FC.

Persebaya Surabaya sendiri juga dalam kepercayaan diri yang tinggi mengingat tidak lagi tak terkalahkan secara beruntun di sembilan laga terakhirnya usai di kalah dari Persija Jakarta pada 18 Oktober 2025.

Toh, satu hal yang perlu diingat, dalam pertemuan terakhir kedua tim di GBT, Malut United FC sukses mengukir kemenangan 2-0 berkat gol dari Junior Brandao dan gol bunuh diri Ardi Idrus.

Ini bisa jadi pemompa motivasi bagi Yakob Sayuri cs untuk bisa mengulang kenangan manis tersebut di penghujung paruh musim ini. (fm)

WhatsApp Channel PIJARPENA.ID