Comeback Dramatis, Malut United FC “Jatuhkan” Borneo FC dari Puncak Klasemen

<i>Comeback</i> Dramatis, Malut United FC “Jatuhkan” Borneo FC dari Puncak Klasemen
Malut United FC sukses meraih kemenangan dramatis saat menjamu Borneo FC dalam lanjutan BRI Super League 2025/2025 di Stadion Gelora Kie Raha pada Minggu (28/12/2025). Gustavo Franca cs sukses menggulung Pesut Etam, julukan Borneo FC, dengan skor 3-2. (Foto: Malut United FC)

Malut United FC sukses mengukir kemenangan dalam laga sengit menghadapi Borneo FC. Dua kali ketinggalan, Laskar Kie Raha sukses melakukan comeback dramatis di penghujung laga.

Ternate, Pijarpena.id

Laga tunda pekan ke-8 BRI Super League 2025/2025 menyajikan laga sengit di penghujung tahun 2025. Duel seru Malut United FC kontra Borneo FC, dua tim yang sama-sama menduduki empat besar klasemen, berakhir begitu dramatis.

Dua kali tertinggal gol lawan, tuan rumah Malut United FC sukses melakukan comeback di akhir laga guna menyegel tripoin kemenangan atas lawannya.

Bertanding di rumah sendiri, Stadion Gelora Kie Raha pada Minggu (28/12/2025), Gustavo Franca cs, sukses menggulung Pesut Etam, julukan Borneo FC, dengan skor 3-2.

Laga ini sejatinya memang diprediksi bakal berlangsung seru dimana sangat menentukan posisi keduanya di papan klasemen terutama bagi tim tamu yang sudah disalip Persib Bandung sebelum laga ini berlangsung.

Jika ingin kembali bercokol sebagai pemuncak klasemen, Nadeo Argawinata dkk wajib menang atau minimal bermain seri. Artinya, Borneo FC bakal tampil habis-habisan untuk tidak mengalami kekalahan.

Menghadapi skema 4-3-3 yang diterapkan pelatih Borneo FC,  Fabio Lefundes, diladeni head coach Malut United, Hendri Susilo dengan formasi 4-2-3-1.

Borneo FC sendiri sempat membuat publik tuan rumah terdiam di awal laga setelah mampu memimpin jalannya pertandingan lewat gol cepat Juan Villa di menit ke-3 untuk menjadikan skor 0-1.

Merespon hadirnya gol lawan, Malut United tetap mempertahankan tempo permainan dengan game plan sambil sesekali melancarkan serangan ke jantung pertahanan lawan.

Setelah beberapa upaya selalu gagal menembus kokohnya pertahanan Borneo FC, pendukung tuan rumah akhirnya bisa bersorak merayakan gol penyama kedudukan lewat kaki David da Silva memanfaatkan lengahnya lini belakang lawan usai menerima umpan Igor Inocencio di menit 25.

Baca pula:  Jumlah Dapur Bertambah, MBG di Kota Ternate Mulai Sasar Kelompok 3B

Intensitas permainan sedikit menurun usai gol tersebut, dimana kedua tim bermain terlalu hati-hati menghindari kecolongan gol lawan.

Hingga babak pertama berakhir, angka di papan skor tetap menunjukan 1-1 bagi kedua tim untuk masuk ke ruang ganti.

Usai turun minum, Laskar Kie Raha mencoba untuk mengendalikan permainan dengan melancarkan serangan-serangan ke pertahanan lawan untuk mencari gol tambahan.

Menerapkan tempo pertandingan tinggi, Malut United FC justru kembali kecolongan di menit ke-54 lewat gol Douglas Coutinho yang membawa tim tamu kembali memimpin dengan skor 2-1.

Tertinggal, Malut United FC makin menekan demi mengejar gol penyeimbang. Beberapa peluang sempat dibuat namun sayang, tangguhnya kiper Nadeo yang kerap melakukan penyelamatan gemilang, selalu menggagalkan serangan Malut United FC.

Coach Hendri lalu melakukan rotasi dengan menarik keluar Yakob Sayuri yang bermain sedikit di bawah perform dengan memasukan lokal pride, Taufik Rustam.

Hanya butuh tiga menit di lapangan, Taufik sukses menceploskan bola ke jaring lawan melewati Nadeo yang berupaya menyelamatkan gawangnya usai menerima umpan apik dari Tyronne del Pino yang juga baru masuk di babak kedua itu guna menjadikan skor 2-2 di menit 66.

Sontak gol ini seakan menaikkan moral para pemain Malut United FC untuk mencari gol kemenangan lewat beberapa upaya serangan ke jantung pertahanan lawan.

Namun, kembali Nadeo seakan menjadi tembok besar yang selalu menghalau setiap tembakan ke gawangnya lewat beberapa penyelamatan gemilang yg krusial.

Beragam upaya tuan rumah untuk mencari gol kemenangan akhirnya tercapai. Puncaknya terjadi drama ketika laga akan berakhir di menit 90+4.

Baca pula:  Pemugaran Rampung, (masih) Ada Peluang Rekonstruksi Benteng Kastela

Gustavo Franca yang maju membantu serangan sukses mengirim bola ke gawang Nadeo untuk menghantar kemenangan bagi Malut United FC lewat sontekan akurat yang mengubah skor menjadi 3-2. Tyronne del Pino sekali lagi memberi andil lewat assistnya di gol ini.

Tentu saja gol ini pun disambut seluruh tim dan pendukung yang langsung bersorak kegirangan. Tak lama kemudian wasit pun meniup peluit panjang akhir pertandingan. Malut United Fc pun sukses mengunci tiga poin penuh di kandang.

Berkat kemenangan ini, Malut United FC masih tetap mempertahankan tren unbeaten-nya (tidak terkalahkan) di 10 laga beruntun sekaligus menggusur Persija Jakarta yang baru memainkan 14 laga.

Kemenangan ini juga seakan menegaskan jika Malut United FC pantas dijadikan salah satu kandidat penantang juara sekaligus mengantarkan mereka ke posisi ke-3 di papan klasemen dengan 31 poin dimana hanya berjarak tiga poin dari dua tim di atasnya.

Bagi Borneo FC, kekalahan ini memperpanjang tren tidak lagi menuai kemenangan menjadi empat laga beruntun, dimana mereka harus pulang dengan tangan hampa dan merelakan posisi pemuncak diserahkan pada Persib Bandung.

Meski sama-sama mengoleksi 34 poin, Persib Bandung berhak untuk posisi teratas karena unggul dalam head to head di laga keduanya. Sebelumnya Persib Bandung berhasil menang 3-1 ketika menjamu Borneo FC di laga tunda pekan ke-4. (fm)

Susunan Pemain
Malut United FC: Alan Jose (GK), Igor Inocencio, Nilson Barbosa (Safrudin Tahar ‘46), Gustavo Franca (C), Abduh Lestaluhu (Manahati Lestusen ‘46), Tri Setiawan (Tyronne del Pino ‘46), Wbeymar Angulo, Ciro Alves, Yakob Sayuri (Taufik Rustam ‘63), Yance Sayuri, David da Silva.

Borneo FC: Nadeo Argawinata (GK/C); Fajar Fathurrahman, Komang Teguh, Christophe Nduwarugira, Caxambu; Dwiky Hardiansyah (Ahmad Agung ‘62), Kei Hirose, Juan Villa; Mariano Peralta (Muhammad Sihran ‘90+1), Douglas Coutinho, Joel Vinicius.

WhatsApp Channel PIJARPENA.ID