Minimnya pasokan menyebabkan harga komoditas daging seperti ikan dan ayam melonjak naik di saat tingginya permintaan jelang Ramadhan. Sementara harga telur tetap stabil dengan stok yang terjamin.
Ternate, Pijarpena.id
Kota Ternate menunjukkan dinamika harga pangan yang berbeda menjelang bulan Ramadhan. Beberapa komoditas pangan tetap stabil, namun ada juga yang mengalami lonjakan harga signifikan dibanding beberapa hari sebelumnya.
Amatan Pijarpena.id, untuk telur, ikan dan daging ayam yang kerap permintaannya melonjak jelang atau saat Ramadhan, hanya telur yang yang tidak alami kenaikan harga.
Keadaan ini memberikan sedikit kenyamanan bagi konsumen yang mempersiapkan kebutuhan pokok menjelang bulan suci.
Irma, salah satu penjual telur di Pasar Bastiong menyatakan, harga telur tetap stabil di kisaran Rp2.300 hingga Rp2.400 per butirnya.
“Harga telur tidak berubah banyak. Masih seperti biasa,” ujarnya.
Sementara itu, kenaikan harga justru terjadi pada ikan dan daging ayam. Terutama ayam yang kerap melonjak permintaannya di jelang Ramadhan.
Kondisi ini dipengaruhi cuaca buruk yang mengganggu pasokan dari nelayan dan penyedia daging ayam yang menyebabkan stok jadi terbatas dan harga pun melonjak.
Sofyan, penjual ikan mengungkapkan kenaikan harga yang cukup signifikan. Kenaikannya bahkan mencapai Rp.5 ribu per kilogram.
“Harga ikan naik dari Rp25.000 menjadi Rp30.000 per kilogram. Ini sudah cukup membuat kami kesulitan apalagi pembeli merasa terbebani dengan harga yang semakin tinggi,” ujar Sofyan.
Selain itu, penjual daging ayam, Dayat, juga mengonfirmasi kenaikan harga ayam. Nyaris sama seperti ikan, harga ayam juga naik sebesar Rp4 ribu per kilogramnya.
“Harga ayam naik dari Rp.41 ribu menjadi Rp.45 ribu per kilogram. Kami juga mengalami kesulitan stok yang terbatas,” ujar Dayat.
Ia menambahkan bahwa para penjual musiman kini menjual ayam dengan harga antara Rp.35 ribu hingga Rp.40 ribu per kilogram.
Meskipun harga telur tetap stabil, banyak pembeli yang merasa terbebani oleh kenaikan harga pangan lainnya yang cukup signifikan menjelang Ramadhan, yang tentu saja mempengaruhi daya beli masyarakat.
Ida, salah seorang pembeli menyatakan keluhannya atas kenaikan harga ikan dan ayam yang dinilai terlalu mahal.
“Harga ikan sekarang sudah naik tajam Rp.30 ribu per kilogram. Ini sangat mahal, banyak pembeli yang kesulitan membeli ikan sekarang,” keluh Ibu Ida. (amj/fhm)

