10 SPPG di Ternate Ajukan SLHS, Baru 3 yang Penuhi Syarat Olah dan Saji MBG

dr. Fathiyah Suma,
Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, dr. Fathiyah Suma, M.Kes. (Foto Pijarpena.idRudi Ruhiat)

Dinkes Kota Ternate intensif percepat penerbitan SLHS bagi seluruh SPPG pengolah dan penyaji makanan bergizi MBG. Saat ini, 15 SPPG di Ternate dilaporkan telah beroperasi.

Ternate, Pijarpena.id

Per November 2025, telah ada 16 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Ternate. 15 diantaranya dilaporkan sudah beroperasi dan satu dalam tahap persiapan.

Dari jumlah itu, 10 SPPG disebutkan telah mengajukan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan tiga diantaranya (berlokasi di Tabona, Jati, dan Tubo) telah dinyatakan memenuhi syarat dan menerima sertifikat.

Sebagaimana diketahui, SPPG adalah garda terdepan pengolah dan penyaji makanan bergizi yang memegang peranan krusial dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar siswa PAUD hingga SMA di Ternate.

Baca pula:  Tekuk Laskar Kie Raha, Bhayangkara FC Buktikan Janji Bikin Kejutan

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate sendiri saat ini intensif percepat penerbitan SLHS bagi seluruh SPPG pengolah dan penyaji makanan bergizi MBG.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, dr Fathiyah Suma MKes menjelaskan, percepatan penerbitan SLHS adalah wujud pengawasan dan standarisasi yang ketat. 

“SLHS ini adalah bukti bahwa fasilitas pengolahan makanan sudah memenuhi standar kebersihan dan kesehatan yang ditetapkan,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa (25/11/ 2025).

Untuk mendapatkan SLHS, SPPG harus memenuhi tiga syarat utama.  Pertama, dinyatakan lolos Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) oleh petugas kesehatan

Baca pula:  Punya 55 Potensi, KKMP Tabona (baru) Daftarkan 24 Jenis Usaha

Kemudian, memiliki sertifikat keamanan pangan siap saji bagi semua penjamah makanan dan terakhir atau yang ketiga yakni hasil uji laboratorium sampel makanan harus menunjukkan keamanan konsumsi.

Fathiyah Suma menegaskan, percepatan SLHS adalah komitmen pemerintah untuk menjamin keamanan pangan bagi seluruh penerima manfaat MBG.

“Standar higiene sanitasi adalah fondasi utama. Kami ingin memastikan setiap makanan yang disajikan benar-benar aman, berkualitas dan menyehatkan,” tegasnya.

Dinkes Kota Ternate juga berjanji akan terus mendampingi, membina, dan memonitor seluruh SPPG agar standar higiene sanitasi terpenuhi secara optimal.

Dengan kolaborasi lintas sektor dan dukungan semua pihak, Pemkot Ternate menargetkan seluruh SPPG segera bersertifikat SLHS. Harapannya, layanan gizi yang aman dan bermutu ini akan memberikan dampak positif bagi generasi masa depan Ternate. (rud/fm)

WhatsApp Channel PIJARPENA.ID