Malut United FC akan melakoni laga home terakhir musim 2025/2026 tanpa pilar andalannya Wbeymar Angulo. Sejumlah opsi disiapkan untuk memburu tiga poin demi menyenangkan pendukungnya.
Ternate, Pijarpena.id
Malut United FC akan melakoni laga kandang pamungkas BRI Super League 2025/2026 dengan menjamu Persita Tangerang pada Sabtu (16/05/2026) di Stadion Gelora Kie Raha Ternate.
Raih enam poin usai melakoni tiga pertandingan di Jawa Tengah, akan menjadi motivasi bagi Laskar Kie Raha saat kembali ke Kota Rempah untuk memainkan laga home terakhir itu.
Pelatih kepala Malut United FC, Hendri Susilo menegaskan tekad timnya untuk bisa meraih kemenangan di pekan ke-33 ini.
“Kami akan berusaha menampilkan permainan terbaik dan menutup pertandingan kandang terakhir musim ini dengan raihan tiga poin,” ucap Hendri Susilo dalam sesi jumpa pers, Jumat (15/05/2026).
Raihan tiga poin pun menjadi misi utama yang ditetapkan coach Hendri pada laga ini. Evaluasi dari pertandingan terakhir telah dilakukan dan kini timnya siap memberikan permainan terbaik di lapangan.
“Latihan hari ini berjalan lancar. Semua pemain yang ada dalam kondisi terbaik dan siap untuk bermain melawan Persita,” kata Hendri.
Malut United FC sendiri harus kehilangan Wbeymar Angulo karena akibat akumulasi kartu merah yang diterimanya pada laga sebelumnya kontra PSIM Yogyakarta.
Walau begitu, Hendri memastikan situasi tersebut tak akan menjadi batu sandungan atas game plan yang telah disiapkan tim pelatih.
Di barisan gelandang, Hendri memiliki banyak opsi di lini tengah mulai dari Manahati Lestusen, Alwi Slamat, Tri Setiawan dan Lucas Cardoso yang siap diturunkan.
“Kami sudah mencoba mereka semua dan berjalan lancar. Jadi, absennya (Wbeymar) Angulo bukan masalah,” tutur juru taktik berusia 60 tahun tersebut.
Di sisi lain, Persita juga tak akan diperkuat salah satu pemain intinya, yaitu Javlon Guseynov karena akumulasi kartu merah.
“Menurut saya, tanpa kehadiran Javlon, Persita akan tetap bermain dengan semangat penuh karena mereka ingin mencuri poin. Saya pribadi fokus pada permainan sendiri dan strategi yang disiapkan pelatih,” ucap perwakilan pemain Malut United, Frets Butuan.
Winger asal Jailolo, Maluku Utara, itu memastikan semua pemain akan mengerahkan seluruh kemampuan terbaik untuk memenangkan pertandingan kandang terakhir musim ini.
“Besok akan menjadi pertandingan terakhir di kandang musim ini. Tentu kami ingin memberikan hasil yang terbaik. Semua akan bekerja keras demi merebut tiga poin,” kata Frets.
Malut United FC dan Persita Tangeran tercatat sudah tiga kali bertemu di kompetisi kasta tertinggi Tanah Air ini.
Safrudin Tahar dkk mencatatkan satu kemenangan. Sementara dua pertandingan lain berakhir dengan hasil imbang.
Pendekar Cisadane, julukan Persita Tangerang, datang dengan situasi yang kurang baik setelah mengalami dua kekalahan beruntun.
Tim asuhan Carlos Pena mencatatkan empat kekalahan dari lima pertandingan terakhirnya. Bahkan, pada dua laga sebelumnya tak mampu menciptakan gol.
Kini, Persita menempati peringkat ke-9 klasemen sementara dengan koleksi 44 poin. Sedangkan Malut United FC berada di urutan ke-6 dengan raihan 52 poin. (fhm)


