malut united borneo akhir musim
Malut United FC mengakhiri BRI Super League 2025/2026 dengan menempati posisi ke-6 klasemen akhir dengan raihan 53 poin setelah kalah telak 1-7 dari Borneo FC di pekan ke-34. (Foto; Malut United FC)

Skor Telak di Laga Akhir, ini Catatan Malut United FC Sepanjang Musim 2025/2026

Ternate, Pijarpena.id

Laga versus Borneo FC jadi penuntas laga Malut United FC di pentas tertinggi sepakbola tanah air, BRI Super League musim 2025/2026.

Di musim keduanya usai promosi pada 2024, tim berjuluk Laskar Kie Raha ini masih tetap bertahan untuk kembali tampil di kompetisi level teratas ini dengan finis di peringkat ke-6 dengan poin 53.

Di sepanjang musim, anak-anak asuhan Hendri Susilo sukses mengemas 15 kemenangan dan delapan hasil imbang dari total 34 laga yang dilakoninya dengan catatan 11 kekalahan.

Sebanyak 68 gol berhasil dibuat tim yang bermarkas di Stadion Gelora Kie Raha Ternate itu dan menempatkan penyerangnya, David da Silva sebagai pemuncak daftar top skor kompetisi sekaligus peraih sepatu emas dengan 23 gol.

Jumlah yang tepat berkelipatan dua dari seluruh laga yang dilakoni. Itu sama artinya bahwa Malut United FC memiliki rasio dua gol per pertandingan.

Baca pula:  Malut Jadi Daerah Fokus Baru Kerjasama RI-Unicef 2026-2030, Upaya Tingkatkan Kualitas SDM

Tyronne del Pino menjadi pemain paling banyak mencetak umpan gol atau assist dengan jumlah 12. Pemain asal Spanyol itu juga berhasil mencetak 10 gol sepanjang kompetisi.

Namun, jumlah gol yang berhasil dibuat lawan ke gawang Malut United pun tidak sedikit. Tercatat gawang Gustavo Franca cs sukses 53 kali dibobol lawan yang artinya rasionya 1,6 gol di setiap laganya.

Di sepanjang musim pula, Malut United pernah mengalami “periode emas” dimana berhasil mencatatkan 11 laga unbeaten (tak terkalahkan) secara beruntun pada 9 September 2025 hingga 4 Januari 2026 tepatnya di pekan ke-6 hingga 16.

Ciro Alves cs di periode ini berhasil mengemas sembilan kemenangan (lima diantaranya secara beruntun) dan dua hasil imbang dengan total 29 poin yang berhasil diraup.

Namun, Malut United FC juga pernah alami masa “suram” dimana tanpa hasil kemenangan pada lima laga beruntun pada pekan ke-25 hingga 29.

Di masa itu, Malut United hanya mengemas dua kali hasil imbang dengan tiga kekalahan dari lawan-lawannya pada 7 Maret hingga 23 April 2026.

Dalam urusan menjamu tamu yang datang ke Gelora Kie Raha, penampilan Malut United FC juga kurang impresif dimana sempat alami lima kekalahan dan empat kali ditahan imbang dari total 16 kali pertandingannya (satu laga kandang dilaksanakan di luar Gelora Kie Raha).

Baca pula:  Kalah Telak dari Borneo FC, Malut United FC Tutup Musim di Luar 4 Besar

Saat melakoni laga kandang, Malut United FC tercatat melesakkan 41 gol dan kebobolan 26 gol sepanjang musim.

Sementara saat melakukan away atau tandang ke markas lawan, Malut United FC tercatat berhasil mengumpulkan 25 poin hasil dari tujuh kemenangan dan empat hasil imbang dari 17 lawatannya.

Uniknya, di sepanjang laga-laga tandang itu, jumlah gol yang dicetak dan kebobolan Malut United FC tercatat sama banyak yakni 27 gol.

Dalam urusan fairplay, para pemain Malut United tercatat mengoleksi total 71 kartu kuning sepanjang musim dan dua kartu merah langsung dan satu kartu merah tidak langsung.

Pemain yang paling banyak menerima kartu kuning yakni Igor Inocencio dengan jumlah sembilan disusul Gustavo Franca sebanyak delapan.

Gustavo Franca dan juga Wbeymar Angulo adalah dua pemain yang pernah menerima kartu merah langsung dari wasit, sementara satu kartu merah tidak langsung diberikan pada Safrudin Tahar. (fhm)

Kanal WhatsApp
iklan pak25ang square